Seri Artikel : Jangan abaikan gejala DM !
>> Rabu, 07 November 2012
Dinyanyikan oleh : Nurul Akidah (2009)
Diabetes
melitus adalah suatu penyakit gangguan kesehatan di mana kadar gula
dalam darah seseorang menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat
digunakan oleh tubuh. Diabetes Mellitus / DM dikenal juga dengan
sebutan penyakit gula darah atau kencing manis yang mempunyai jumlah
penderita yang cukup banyak di Indonesia juga di seluruh dunia.
Pada
orang yang sehat karbohidrat dalam makanan yang dimakan akan diubah
menjadi glukosa yang akan didistribusikan ke seluruh sel tubuh untuk
dijadikan energi dengan bantuan insulin. Pada orang yang menderita
kencing manis, glukosa sulit masuk ke dalam sel karena sedikit atau
tidak adanya zat insulin dalam tubuh. Akibatnya kadar glukosa dalam
darah menjadi tinggi yang nantinya dapat memberikan efek samping yang
bersifat negatif atau merugikan.
Kadar
gula yang tinggi akan dibuang melalui air seni. Dengan demikian air
seni penderita kencing manis akan mengandung gula sehingga sering
dilebung atau dikerubuti semut. Selanjutnya orang tersebut akan
kekurangan energi / tenaga, mudah lelah, lemas, mudah haus dan lapar,
sering kesemutan, sering buang air kecil, gatal-gatal, dan sebagainya.
Kandungan atau kadar gula penderita diabetes saat puasa adalah lebih
dari 126 mg/dl dan saat tidak puasa atau normal lebih dari 200 mg/dl.
Pada orang normal kadar gulanya berkisar 60-120 mg/dl.
Penyakit
yang akan ditimbulkan oleh penyakit gula darah ini adalah gangguan
penglihatan mata, katarak, penyakit jantung, sakit ginjal, impotensi
seksual, luka sulit sembuh dan membusuk / gangren, infeksi paru-paru,
gangguan pembuluh darah, stroke dan sebagainya. Tidak jarang bagi
penderita yang parah bisa amputasi anggota tubuh karena pembusukan. Oleh
sebab itu sangat dianjurkan melakukan perawatan yang serius bagi
penderita serta melaksanakan / menjalani gaya hidup yang sehat dan baik
bagi yang masih sehat maupun yang sudah sakit.
Terdapat
dua tipe diabetes mellitus, DM tipe 1 adalah di mana tubuh kekurangan
hormon insulin atau istilahnya Insulin Dependent Diabetes Mellitus
(IDDM) dan DM tipe 2 di mana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat
berfungsi dengan semestinya atau istilahnya Non-Insulin Dependent
Diabetes Mellitus (NIDDM).
Diabetes
bukan 100% penyakit turunan. Diabetes melitus bisa disebabkan riwayat
keturunan maupun disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Setiap orang
bisa terkena penyakit kencing manis baik tua maupun muda. Waspada bagi
anda yang memiliki orang tua yang merupakan pengidap diabetes, karena
anda akan juga memiliki bakat gula darah jika tidak menjalankan gaya
hidup yang baik.
Resiko
terkena diabetes dapat dikurangi dengan mengatur pola makan yang sehat,
rajin olahraga, tidur yang cukup, menghindari rokok mirasantika dan
lain sebagainya. Bagi anda yang sudah terkena diabetes sebaiknya
berolahraga setiap pagi, makan makanan yang bergizi rendah karbohidrat
dan lemak namun tinggi protein, vitamin dan mineral. Perbanyak makan
sayuran dan makanan berserat tinggi lainnya. Rajin-rajin memeriksakan
kandungan gula darah anda dan menginjeksi insulin ke dalam tubuh dan
minum obat jika diperlukan sesuai petunjuk dokter secara teratur. Dengan
begitu anda dapat menghindar dari resiko efek yang lebih parah.
Semoga Bermanfaat !
Salam Publikasi

0 komentar:
Posting Komentar