Kuliah Umum II (Tata cara pembuatan askep)
>> Minggu, 04 November 2012
Kira-kira beberpa bulan setelah diadakannya kuliah umum I yang membahas tentang pemeriksaan fisik, maka SCLERA kembali mengadakan Kuliah Umum II. Hal ini merupakan bentuk dan apresiasi SCLERA terhadap minat mahasiswa serta kehadiran mahasiswa dalam kuliah umum perdana yang terbilang cukup banyak. Karena banyak yang bercuat-cuat bahwa kuliahnya menarik serta gampang diterima di otak...
Kuliah Umum kedua ini membahas mengenai tata cara pembuatan ASKEP yang baik dan benar, yang dibawakan langsung oleh Ns. Risnah, S.KM, S.Kep, M.Kes. Beliau dengan tegas dan lugas menyampaikan bahwa pembuatan askep tidaklah semuda membalikkan telapak tangan, alias membuat askep siluman. Waktu itu penulis sendiri belum memahami betul mengenai askep siluman yang dimaksud, nanti setelah penulis telah melakukan Dinas pertama pada akhir semester 5, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa askep siluman tidak lain dan tidak bukan adalah askep berdasarkan hasil pengambilan/pengkajian untuk memperoleh data yang palsu/tidak sesuai dengan diagnosa subjektif dan objektif yang dirasakan pasien. Ns. Risnah menjelaskan bahwa kita tidak boleh memaksa pasien untuk sesak nafas, hanya karena data yang kita dapatkan dari internet/ senior (askep dengan kasus yang sama) juga memasang diagnosa demikian.
Mungkin inilah hal yang paling penulis ingat dari ucapan Ns. Risnah yang sangat membekas hingga saat penulis sendiri yang merasakan bagaimana membuat askep pada saat dinas di rumah sakit.
Teman-teman sekalian, khususnya adinda semester 5 yang sebentar lagi akan dinas perdana, ini juga bisa dijadikan sedikit pelajaran untuk tidak memandang enteng mengenai pembuatan askep, apa yang diajarkan di mata kuliah, itulah yang paling benar. Kelak di lapangan nanti, akan banyak contoh2 askep siluman seperti yang saya katakan diatas...
Dan pilihan, ada di tangan kita sebagai seorang yang bercita-cita menjadi perawat profesional...
0 komentar:
Posting Komentar