Essaimu, langkah awalmu...
>> Rabu, 14 November 2012
Oleh : Nurul Akidah (2009)
Kemarin, tepat seleesainya rapat SCLERA, saya diberikan File oleh saudari sofiati dan nurazizah (2011) untuk memposting karya mereka dalam blog SCLERA, saya terima saja karena itu adalah hasil karya anggota baru SCLERA, dan katanya itu adalah essai terbaiki perekrutan kemarin, wah ini sungguh luar biasa sebagai langkah awal mereka....
Jujur, saya juga sering membuat essai dan tulisan-tulisan lain baik dalam bentuk cerpen yang dapat kalian lihat di blog saya, klik disini
Bahkan saya sering sekali merasa percaya diri mengirim hasil karya itu ke lomba-lomba cipta essai nasional, ada yang alhamdulillah akan terbit sebagai antologi (tunggu saja rilisnya) dan ada juga yang ditolak mentah2 bahkan tidak masuk nominasi...
pelajaran yang pernah saya dapatkan dari seorang juri essai nasional, yaitu dalam pembuatan essai, kita harus membedakannya ketika kita membuat catatan pribadi, curahan hati, ataupun catatan pengalaman dan perjalanan, inti dari pembuatan essai sebenarnya adalah penawaran gagasan, mungkin ini yang perlu digarismerahi oleh para anggota baru dan anggota SCLERA yang lain ketika membuat essai.
Essai bukanlah curahan hati, tapi kumpulan paragraf yang mendeskripsikan dan menggambarkan keadaan atau insidensi sesuai dengan tema yang dimaksud, setelah paragraf itu, kita kemudian menyajikan gagasan orisinil kita sendiri, bukan hasil opini orang lain, bukan tren issue, ataupun gagasan orang lain....mungkin ini sedikit ilmu untuk warga sclera ....
Dalam pembuatan essai, alangkah baiknya kita menghindari kalimat berulang dan memperbanyak kalimat penegasan yang dramatis, bisa mengugah hati pembaca, yang dirangkaikan dengan fakta-fakta terkini...
Saya juga sebenarnya masih bingung, essai itu sebenarnya karya apa, karena ketika membaca essai saya sering menemukan karakter yang berbeda dari setiap tulisan, namun yang paling saya tidak bisa pungkiri adalah adanya penawaran gagasan di setiap naskah...
Saya juga pernah mengikuti lomba menulis yang diadakan oleh SINOVIA (Lembaga Pers FK Unhas), waktu itu saya bareng dengan saudara akbar dan sahabuddin (2009), sahab membuat cerpen, sayapun demikian, sedang kak akbar membuat essai, cerpen sahab berhasil menjadi juara I, dan essai kak akbar jadi juara II, saya juga tidak membaca hasil karya kak akbar, apa kategori didalamnya sehingga bisa tembus menjadi juara II, sedang saya sendiri tidak dapat juara apa-apa, saya sempat malu-malu sendiri saat itu...namun kemalu-maluan itu bukan akhir dari tulisan saya...mungkin memang kak akbar lebih tahu mengenai essai yang baik seperti apa...
Tapi, ini adalah langkah awal bagi kita untuk mulai menulis....tidak perlu lihat persyaratan dan kategori, melihat ada anggota sclera yang bisa menulis saja, saya sangat senang....
Dalam pembuatan karya, memang kita tidak selalu menjadi yang terbaik untuk awalnya, tapi tanpa kita sadari kita sudah menjadi yang terbaik untuk diri sendiri....inilah yang menjadi prinsip saya selama ini ketika ada tulisan saya yang gagal terbit...
Mungkin sekian dulu share ilmu ini...
Salam publikasi!

0 komentar:
Posting Komentar